Apa Kabar Semuanya
Barusan saya melihat tulisan saya terakhir, isinya acak-acakan. Sepertinya Hard Fork 28 mengubab beberapa layout konten saya karena ya... mungkin ada beberapa coding yang berubah, atau mungkin data yang hilang... atau ntahlah
Seperti biasa, di awal tulisan saya akan selalu berdoa dan berharap kita semua diberkati kesehatan dan kebahagiaan... Sesuatu yang jarang kita temui di HIVE belakangan ini, isinya orang orang misuh kayak mau rungkat saja.

Dan seperti biasa pula, tulisan saya tidak jauh jauh dari konten makanan. Hari ini saya numpang share foto gado gado saja, tapi saya tidak akan membahas gado gado di sini. Saya hanya membahas kebiasaan pria dan wanita dalam mencari makan siang di lingkungan kerja.
Secara umum, bagi generasi muda, mungkin mereka mendapatkan gambaran bahwa wanita itu lebih hemat daripada pria dalam berbelanja. Itu memang benar, dan di beberapa pasangan muda, mungkin sering terjadi pertengkaran karena sang istri melihat sang suami cenderung untuk tidak berhemat. Dalam dunia makanan, maunya jajan terus, ga mau bawa bekal dari rumah.
Supaya agak seimbang untuk melawan paradigma tersebut, dan mungkin juga karena saya seorang pria, maka saya ingin membantu sesama pria, terutama yang sudah menjadi suami, dengan menyampaikan pandangan saya terhadap kondisi tersebut. Tidak selamanya kasus suami jajan di kantor itu adalah kegiatan yang boros.
Pengalaman saya dalam bekerja, meskipun sangat terbatas karena saya baru lihat atau bekerja kurang dari 10 kantor, rata-rata yang boros jajan itu sebenarnya karyawati. Karyawan itu cenderung lebih hemat, mereka senang makan makanan yang murah, makin murah makin senang kadang, contohnya saya, menilai dapat makanan murah seperti sebuah pencapaian hari tersebut.

Tapi berbeda dengan karyawati, ketika mereka makan siang mereka lebih mencari sesuatu yang beda dengan di rumah, mencari sesuatu yang mereka jarang makan, atau lebih kepada faktor experience nya. Makan bersama teman kerja, atau mencoba makanan baru bersama.
Selama 20 tahun saya bekerja di 7 tempat berbeda, kondisi ini tidaklah jauh berubah. Rata-rata karyawati pasti lebih boros. Klo karyawan pria senang makan di pinggir jalan, karyawati cenderung makan di solaria. Mungkin faktor ini tidaklah mutlak, tapi begitu lah yang terjadi sepengamatan saya, bagaimana dengan anda?
Tujuan saya share ini, adalah untuk memberikan gambaran kepada istri istri yang cenderung mengkekang suaminya untuk harus makan makanan dari rumah. Mungkin tujuannya bagus, untuk berhemat, tapi terkadang menjadi beban mental dari suami tersebut.
Berilah mereka sedikit kebebasan, mungkin mereka mau jajan bukan karena mau boros, tapi karena mencari suasana baru... agar tidak bosan dengan makanan istrinya.
Itu saja yang mau saya sampaikan di postingan sampah ini, semoga om @happyphoenix dan om @ekavieka berasa ada yang belain di sini wkwkwk
Terima kasih telah membaca tulisan saya yang apa adanya ini. Saya lebih banyak meluangkan waktu saya bermain gim di Hive Blockhain, dan berbagi cerita tentang gim dan permainan tersebut melalui tulisan-tulisan saya di sini. Jangan sungkan bertanya langsung ke saya bilamana ada yang mau ditanyakan dan mohon maaf kalau tulisan saya di sini ada yang menyinggung perasaan anda.



