
ENGLISH
Hello Hive friends, especially to all GEMS friends, I hope you are always healthy and blessed by God. I'm happy to return to share this beloved post. Greetings to all members and stakeholders in this amazing community.
In this post, I want to share a moment we broke our fast/iftar a few days ago. Towards the end of Ramadan, my wife's extended family planned an iftar/iftar meal together.

Our entire extended family attended this iftar, including my in-laws, my brother-in-law, and my nephew. We live in different areas but still in the same district, and I thought this gathering would be the best moment at the end of Ramadan this year.
We had planned this event some time ago; our entire immediate family was to participate in this iftar. So, that day, I had to take time off from work to gather with my family for the iftar.

As evening approached, I was still doing my usual activities: preparing flower arrangements for an employee inauguration ceremony. As the afternoon approached, my wife and I prepared to head to the location our family had chosen for the iftar (breakfast) meal.
First, I picked up my sister-in-law and her child, who live nearby, and we drove together. It was raining that day, so I thought the best route would be by car, even though the iftar location wasn't far from where I live.

This iftar event took place at a popular restaurant in Takengon, Tenda Biru, a restaurant serving local Gayo cuisine. Their specialty is grilled fish. They serve grilled tilapia, grilled mujair, grilled pomfret, and several other dishes.
This restaurant has several facilities: indoor and outdoor seating, a hall, restrooms, a prayer room, accommodation, and a spacious parking area. We arrived in the afternoon, just before iftar time. Everyone had arrived and gathered there.

We booked a place inside the hall because we thought it would be more comfortable to relax indoors. Furthermore, the air here is very cool at night, so it would be better if we stayed indoors.

The iftar menu that night consisted of a variety of foods and drinks, including stir-fried kale, chicken soup, capcai (chili paste), fried chicken, grilled chicken, chicken in sweet and spicy sauce, grilled fish, fish in sweet and spicy sauce, and various other snacks. We ordered refreshing drinks like cucumber juice, iced tea, and lemon tea.

















This gathering was a moment filled with memories, joy, and emotion during the month of Ramadan. May this moment serve as a time to strengthen the bonds of brotherhood and family ties.
This concludes this post, hopefully it can be a source of motivation and inspiration for all of us. Thank you for reading and supporting my post.
Regards,
@ponpase
INDONESIA

Halo sahabat Hive, terkhusus untuk seluruh sahabat GEMS, semoga anda selalu dalam keadaan sehat dan diberkati oleh tuhan. Senang kali saya dapat kembali untuk berbagi postingan yang kita cintai ini, salam untuk seluruh anggota dan para pemangku kepentingan di komunitas yang luar biasa ini.
Pada postingan ini saya ingin berbagi postingan tentang momen kami berbuka puasa/iftar pada waktu beberapa hari yang lalu. Menjelang akhir bulan Ramadhan keluarga besar dari pihak istri saya merencanakan agenda untuk berbuka puasa/iftar bersama.

Seluruh keluarga utama kami hadir dalam acara iftar ini mulai dari mertua saya, kakak dan abang ipar, serta keponanakan kami. Kami tinggal di daerah yang berbeda-beda tetapi masih dalam satu kabupaten, saya pikir pertemuan ini akan menjadi momen terbaik di akhir ramadhan tahun ini.
Agenda ini telah kami rencanakan beberapa waktu yang lalu, seluruh keluarga inti kami harus ikut serta dalam agenda iftar ini. Jadi, pada hari itu saya harus meluangkan waktu dan menghentikan aktivitas pekerjaan saya agar bisa dapat bertemu dengan keluarga dalam acara iftar bersama.

Menjelang petang hari saya masih melakukan aktivitas seperti biasanya, yaitu menyiapkan pesanan papan bunga untuk acara pelantikan pegawai. Menjelang sore hari saya dan istri bersiap-siap untuk menuju ke lokasi yang telah di tentukan oleh keluarga kami untuk acara iftar.
Terlebih dahulu saya menjemput kakak ipar dan anaknya yang tinggal tidak jauh dari rumah kami, kami pergi bersama menggunakan mobil. Karena pada hari itu cuaca sedang hujan, jadi saya pikir perjananan terbaik adalah dengan menggunakan mobil, meskipun jarak lokasi acara iftar tidak jauh dari tempat saya tinggal.

Acara iftar ini berlangsung di salah satu resto yang populer di kota Takengon, resto tersebut bernama Tenda Biru, sebuah resto yang menyediakan kuliner lokal khas masakan gayo. Yang terkenal di resto ini adalah jenis ikan bakar, di resto ini mereka menyediakan ikan bakar nila, ikan bakar mujair, ikan bakar bawal dan beberapa jenis masakan lainnya.
Resto ini memiliki beberapa fasilitas, tempat indoor dan tempat outdoor, ruang aula, toilet, mushalla, penginapan dan area parkir yang luas. Kami tiba di resto ini pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa/iftar, semua tiba dan berkumpul di resto ini.

Kami telah membooking tempat yang berada di dalam aula, karena saya pikir di dalam ruangan akan lebih nyaman untuk kami bersantai. Terlebih lagi hawa udara ditempat kami sangat sejuk jika di malam hari, jadi akan lebih baik jika kami berada di dalam ruangan saja.

Adapun menu iftar pada malam itu terdiri dari berbagai jenis makanan dan minuman, mulai dari masakan sayuran tumis kangkung, sop ayam, capcai, ayam goreng, ayam panggang, ayam saus pedas manis, ikan bakar, ikan saus pedas manis dan berbagai cemilan lainnya. Minuman segar seperti jus mentimun, teh dingin dan lemon tea adalah minuman yang kami pesan.

















Pertemuan ini menjadi momen yang penuh dengan kenangan, rasa bahagia dan penuh haru dalam momen bulan Ramadhan. Semoga momen ini menjadi sebagai momen untuk mempererat tali persaudaraan dan silaturrahmi keluarga kami.
Demikian postingan ini semoga ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi untuk kita semuanya. Terima kasih telah membaca dan mendukung postingan saya.
Salam,
@ponpase



